Siapapun Bisa Melakukan Perubahan

Kamis, 3 Nov '11 15:04 • 0 komentarNotula

Sumpah Pemuda 1928 adalah sebuah peristiwa yang berangkat dari semangat anak muda agar Indonesia menjadi lebih baik. Situasi Indonesia masa kini juga penuh dengan situasi dan kondisi tidak menyenangkan. Itu sebabnya anak muda masa kini sepatutnya berbuat sesuatu.

"Gue melihat banyak masalah, apakah kita cukup berhenti dengan mengeluh saja? Kenapa bukan kita yang melakukan perubahan?," tanya Iman Usman, pendiri Indonesian Future Leaders, dalam Obrolan Langsat 2 November 2011 kemarin, menjawab pertanyaan moderator Marischka Prudence.

Iman, yang baru berusia 20 tahun, memutuskan untuk melakukan sesuatu demi Indonesia yang lebih baik. "Kuncinya adalah konsisten dan bertanggung jawab terhadap pilihanmu," tegasnya.

Iman bersama komunitasnya mengaku senang membantu orang lain yang ingin mengubah dan menolong dirinya sendiri. "Kami kerap diremehkan dan itu justru memotivasi kami untuk memberi bukti," ujar Iman lagi.

Perubahan sendiri dinilai Alanda Kariza, anak muda lainnya, sebagai semangat dan langkah untuk menuai masa depan yang lebih baik.

"Saya tetap semangat ketika ditolak untuk menjadi relawan di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) internasional. Saya justru tertantang untuk mendirikan organisasi bagi anak muda yang ingin berbuat sesuatu," kata Alanda, 21 tahun, pendiri Indonesian Youth Conference.

Aktivitas kepemudaaan yang dilakukan oleh Iman dan Alanda dinilai Pandji Pragiwaksono sebagai fakta bahwa anak muda di Indonesia ingin melakukan sesuatu yang berarti bagi negaranya.

"Itu sebabnya saya bersama kawan-kawan sedang mengundang seluruh anak muda untuk berkontribusi terhadap perubahan. Lakukan perubahan sesuai panggilan jiwa Anda. Masing-masing orang memiliki panggilan jiwa sendiri," tegas Pandji yang berprofesi sebagai penghibur dan pembawa acara.

Menurut Pandji, masih banyak juga anak muda Indonesia yang belum tergerak untuk melakukan perubahan karena belum sepenuhnya mencintai negerinya. Ini terjadi karena banyak yang belum mengenal betul Indonesia. Namun jangan pula pesimistis melihat keadaan tersebut.

"Orang menjadi sukses karena optimistis, bukan sebaliknya. Ide apapun bisa membantu mencerdaskan bangsa ini. Yang penting ide itu sederhana, mudah ditiru dan tepat guna," imbuh Pandji.

Lebih lanjut, Pandji menunjukkan sejumlah gerakan yang dibuat oleh anak muda. Antara lain KomuniAksi, Indonesia Berkebun, Save Mentawai dan Coin A Chance. Inilah yang disebut Pandji sesuai dengan panggilan jiwa para penggagas dari gerakan tersebut.

"Semakin banyak anak muda yang membuat gerakan perubahan seperti ini akan membuat Indonesia semakin maju. Jadi jangan patah semangat," pungkas Pandji.

Komentar

Belum ada komentar.

or create account to post comments