Buku kedua karangan Rene Suhardono, seorang praktisi sumber daya manusia, berjudul "Your Journey to be Ultimate U" dinilai Josef Bataona sebagai buku bagus untuk memotivasi orang dalam mengenal dirinya sendiri.
"Di buku Rene ini, kita didorong agar menggali ke dalam sehingga kita bisa mengenal diri sendiri dengan baik." ujar Josef yang merupakan Human Resources Director Bank Danamon dalam Obrolan Langsat pada hari Kamis (26/1) kemarin.
Untuk mengenal diri sendiri, Josef mengatakan perlunya penggalian ke dalam memori diri masing-masing. Setiap pribadi adalah artis yang bisa menceritakan dirinya masing-masing.
"Semua pengalaman hidup yang dijalani masing-masing individu tersimpan rapi di dalam memori. Kita perlu mengambil kembali pengalaman dan pengetahuan yang ada di kepala tersebut," kata Josef seraya memberikan games dengan cermin.
Manusia pada dasarnya ingin menjadi sukses. Namun kesuksesan bukan tentang menjadi yang terbaik (be the best). Ia juga tidak berhubungan dengan pangkat, jabatan, status dan sebagainya.
"Manusia diciptakan unik. Itu sebabnya jadilah diri Anda sendiri. Caranya dengan terus belajar dan mau berkontribusi bagi orang lain. Dengan ini, Anda bisa mencapai sukses. Barometer kesuksesan adalah kebahagiaan," sambung Josef.
Nah, menurut Josef, Rene menjelaskan banyak hal itu di dalam buku keduanya ini. Pembaca menjadi tahu bagaimana mengenali diri dan menggali potensinya untuk mengetahui passion-nya.
"Dengan melakukan itu, Anda diharapkan sukses untuk menjadi diri Anda yang terbaik. Menjadi diri yang terbaik adalah soal kejujuran, rasa bersyukur dan penuh kontemplasi," pungkas Josef.
Rene pun mengamini perkataan Josef tentang kejujuran. "Saya menulis secara rutin di harian Kompas setiap minggu. Saya sebenarnya bukan orang yang pintar dan suka menulis. Namun ini berhubungan dengan pilihan dan jujur pada diri sendiri," tegas Rene yang sudah empat kali hadir sebagai narasumber di Obrolan Langsat.
Mengenal diri sendiri pada akhirnya akan mengetahui apa passion Anda. Namun mencari passion tidak bisa dengan cara dipikirkan, tapi dirasakan. "Passion adalah obyek keasyikan dan hasil mengenali diri sendiri. Bagaimana caranya? Coba selesaikan pernyataan ini: 'I enjoy the most when...'," tukas Rene.
Passion bukanlah soal profesi, tetapi soal aktivitas yang membuat kita merasa senang (enjoy). "Itu sebabnya passion dalam diri seseorang bisa berwujud lebih dari satu. Anda merasa salah, jangan takut. Minta maaf dan kemudian perbaiki," tutup Rene.


Komentar